Vicky Mono Balik ke Burgerkill, DeadSquad Gaet Awan Graham
Pergantian personel emang bukan hal baru. Setelah Ronald A. Radja Haba pamit Desember kemarin, Burgerkill kembali masuk ke fase transisi. Udah hampir empat tahun bareng, bahkan Ronald ikut kasih warna sejak debutnya di “Roar of Chaos.” Dari situ, fase baru Burgerkill kebentuk, diisi tur, special show, dan rilisan yang memperluas spektrum band asal Ujungberung ini.
Single seperti “Resilient Blood” dan “Hollow” kemudian jadi penanda era tersebut. Bukan cuma soal lagu, tapi tentang satu periode yang ninggalin jejak, sebelum akhirnya cerita bergerak lagi ke bab berikutnya.
Vicky Mono Dan Eksplorasi Yang Matang
Source: DapurLetter, Instagram/Awan Graham
Kembalinya Vicky Mono ke Burgerkill menandai pertemuan ulang dengan versi dirinya yang lebih matang. Setelah berpisah pada 2021, ia membawa pengalaman yang membentuk cara bernyanyi, tampil, dan membaca musik ekstrem.
Ini bukan sekadar reuni. “Tak ada mantan Burgerkill,” ujar Vicky. Arah baru itu langsung ditegaskan lewat single “Kontinum”, yang dirilis usai pesta “Kontinum Unleashed” di Braga Sky, 1 Februari lalu.
DeadSquad Umumkan Awan Graham sebagai Vokalis Baru
Instagram: Deadsquad
Di DeadSquad, Vicky menjalani fase yang padat dan intens. Track seperti “Enigmatic Pandemonium,” “Bangsat Kuasa,” dan “Perangai Nadir” jadi rekaman dari periode itu, fase yang mendorong DeadSquad makin teknis dan agresif.
Seiring Vicky balik ke Burgerkill, DeadSquad juga langsung melangkah. Band ini memperkenalkan Awan Graham sebagai vokalis baru pada tur DeadSquad yang sedang berlangsung di Taiwan. Awan adalah anak dari Jamie Aditya, musisi dan VJ era MTV 2000-an. Pergantian ini jadi bagian dari ritme yang wajar. Satu cerita selesai, cerita lain dimulai.
Dua Band, Dua Fase, Cerita Yang Terus Berlanjut
Di satu sisi, Burgerkill kembali dengan nama yang lekat dalam sejarahnya. Di sisi lain, DeadSquad membuka lembaran baru dengan energi segar. Bukan cuma soal keluar masuk personel, tapi tentang bagaimana skena terus hidup, bergerak, berubah, dan tetap menemukan caranya sendiri untuk lanjut.