Timnas Indonesia Kembali ke Yordania, Bisa Balas Kekalahan 2019?

16-09-2026

Timnas Indonesia dikabarkan bakal kembali tandang ke Yordania pada FIFA Matchday November 2026. Kalau jadi terealisasi, laga ini bakal jadi momen yang cukup menarik karena terakhir kali Indonesia main di Yordania, hasilnya nggak enak buat diingat.


Juni 2019 lalu, Indonesia kalah telak 1-4 dari Yordania di King Abdullah II Stadium. Itu juga jadi salah satu laga tandang Indonesia yang cukup berat sebelum akhirnya tim kembali berkembang seperti sekarang. Menariknya, setelah sekitar tujuh tahun, Indonesia bakal punya kesempatan buat kembali main di tempat yang sama dan menghadapi lawan yang sama.


Kenapa Indonesia Bisa Kalah 1-4?

Source: Goal.com


Kalau ngelihat pertandingan 2019, masalah Indonesia waktu itu bukan cuma soal kualitas pemain. Yordania bisa terus menekan dan memanfaatkan kesalahan di lini belakang Indonesia. Dua gol pertama mereka bahkan tercipta sebelum turun minum. Di babak kedua, tekanan Yordania makin kerasa sampai akhirnya mereka bisa nambah dua gol lagi. Indonesia cuma bisa ngebales lewat penalti Beto Goncalves di menit akhir.


Yang bikin pertandingan itu berat adalah Indonesia kesulitan keluar dari tekanan. Begitu kehilangan bola, transisi bertahan juga nggak berjalan dengan baik. Yordania akhirnya punya banyak ruang buat nyerang dan memanfaatin kesalahan Indonesia.


Sekarang Timnas Harus Apa?

Source: Detikcom


Situasinya jelas beda dibanding tujuh tahun lalu. Indonesia sekarang punya pengalaman lebih banyak menghadapi tim-tim Asia dengan level permainan yang lebih tinggi. Kalau nggak mau kejadian 2019 terulang, kuncinya ada di satu hal yaitu jangan kasih Yordania ruang buat berkembang.


Indonesia harus bisa lebih rapi waktu bertahan, terutama saat kehilangan bola. Lini tengah juga harus berani pegang bola dan keluar dari tekanan, bukan cuma bertahan terlalu dalam. Selain itu, bermain tandang di Yordania juga butuh mental yang kuat. Apalagi Yordania sekarang bukan lawan sembarangan. Mereka sudah lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya dalam sejarah dan tampil cukup kompetitif di turnamen tersebut.


Jadi kalau laga ini benar-benar terjadi, Indonesia bukan cuma punya kesempatan buat menguji seberapa jauh perkembangan tim dalam tujuh tahun terakhir. Ada juga kesempatan buat menebus satu kekalahan lama. Kali ini, semoga ceritanya nggak berakhir 1-4 lagi.